Museum to Museum – Singapore Trip

Setelah mengalami kejadian awal trip http://wp.me/p26f29-2q , kami pun sampai di ABC Hostel. Karena waktu sudah menunjukkan tengah malam, setelah mandi kami langsung terlelap tidur untuk memulai trip esok pagi.

Tanggal 14 Juli 2012 yang bertepatan dengan hari lahir teman saya Eva, kami pun memulai trip kami di Singapore. Sebelum berangkat kami tidak lupa untuk sarapan gratis dari hostel. Pantry hostel ini sudah menyuguhkan roti tawar, selai, mentega, toaster, air panas, teh dan gula. Para tamu tinggal menyiapkannya sendiri, bebas berapapun yang diambil. Lalu kami menyiapkan roti dan teh untuk sarapan, tapi tentu tidak lupa menyiapkan juga untuk bekal kami dijalan hehe… saya memang sengaja bawa tempat makan. Setelah mengisi perut, kami pun mempersiapkan bawaan kami. Saya bawa tas selempang dan tripod sedangkan Eva membawa tas selempang dan tas kamera.

Trip kali ini memang untuk mengunjungi museum-museum di Singapore. Museum pertama adalah MINT Museum of Toys yang berjarak 1,2 km dari hostel. Dengan bermodalkan kaki, kamipun menyusuri jalan. Sesampainya di marka jalan Seah st, kami pun berfoto ria dulu. Selesai sesi foto, kami menyusuri Seah st untuk mencari MINT museum, di bayangan saya geedungnya besar dan mudah dikenali, namun ternyata sampai ujung jalan kami tidak menemukannya. Akhirnya kami kembali balik menyusuri jalan dan ternyata MINT museum terletak tidak jauh dari tempat kami sesi foto hahaha… lokasinya tertutup restoran, ditandai dengan spanduk gambar tokoh kartun betty boop yang sebelumnya sudah kami lihat.

Masuklah kami ke MINT museum, harga masuknya SGD 15/orang. MINT merupakan singkatan dari Moment of Imagination and Nostalgia with Toys.  Mba-mba kasirnya menginformasikan kami bahwa MINT terdiri dari 5 lantai, lantai 1 (mint shop) itu tempat kami berdiri, lalu untuk ke lantai berikutnya dapat menggunakan lift. Di Lantai 2 collectables, lantai 3 childhood favourites, lantai 4 characters dan lantai 5 outerspace. Dan dia juga menginformasikan bahwa setiap lantai ada toilet kecuali lantai 2. Hmmm… informasi yang bagus mengenai toilet😀. Kami pun mulai menyusuri lantai 2 (collectables) isinya berbagai koleksi mainan mulai dari koleksi Mickey mouse dari jerman tahun 1930-an, boneka The Beattles, donald duck dll. Selesai berfoto disini, kami lanjut ke lantai 3, namun belum sempat melihat-lihat, perut saya sudah mules begitupun Eva, maka Eva di toilet lantai 3 dan saya naik tangga ke lantai 4 hahaha… Setelah berhasil meninggalkan jejak, kami pun lanjut melihat-lihat lantai 3. Di lantai ini koleksi berbagai mainan favorit jaman anak-anak di seluruh dunia. Sedangkan lantai yang paling membuat saya terpikat adalah lantai 4, disini berbagai macam tokoh berkarakter berkumpul. Ada Tintin dan anjingnya, popeye,brutus dll. Pada saat kami naik ke lantai 5 menggunakan tangga, juga terdapat rak kaca yang isinya berbagai macam mainan anak. Sesampainya di lantai 5 yang merupakan lantai terakhir, kami melihat tokoh-tokoh Startrek, film waktu masih kecil, Starwars dan Eagle Dare. Setelah semua lantai kami telusuri, kami pun kembali ke lantai 1, ternyata di luar hujan, maka kami pun lihat-lihat mainan yang dijual dan saya membeli mainan untuk ponakan tercinta😀.

Hujan mereda sedikit, kami melanjutkan perjalanan ke museum berikutnya yaitu Singapore Art Museum (SAM). Selama berjalan kaki, entah karena jalan kaki atau emang karena perut sudah di”kosong”kan, kami lapar. Akhirnya kami masuk ke McD, rencana mau beli french fries untuk cemilan, tp ternyata mereka tidak jual french fries diluar jam breakfast hiikksss. Lalu saya teringat bekal dari hostel, kami minggir dulu untuk buka bekal dan melahapnya dengan cepat hahaha… laparrr. Tidak lama kami berjalan lagi, sampailah kami di Singapore Art Museum (SAM) yang berlokasi di Bras Basah, gedungnya seperti gedung lama di Kota tua – Jakarta.

Walaupun saya tidak begitu mengerti mengenai seni, di Singapore Art Museum (SAM), saya sangat menikmati berbagai macam karya seni. SAM berdiri tahun 1996 dan menampilkan koleksi karya seni modern dan kontemporer ASIA Tenggara. Pada saat kami datang, karya seni yang ditampilkan sebagian besar karya Jia Aili, Lukisan-lukisannya bertemakan “Seeker of Hope”. Jia Aili mempertanyakan makna sejati kehidupan melalui karya-karyanya. Selain karya Jia Aili, juga ada perpaduan karya seni  Jeremy Sharma dan Yeo Shih Yun. Dibagian samping museum (lantai 2), ada Seni Kontemporer hasil karya seniman Asia Tenggara. Hasil karya seniman Indonesia pun dipajang di SAM  yang berjudul “Bajaj Pasti Berlalu” oleh Nasirun, terdapat 3 bajaj yang berwarna oranye (warna asli bajaj), emas dan perak, dan diatasnya dipakaikan mahkota layaknya tokoh perwayangan Indonesia. Dan masih banyak lagi hasil karya seni lain yang membuat saya betah berlama-lama disini.

Eva ternyata bertemu temannya di SAM, namanya Ari, yang kebetulan juga sedang jalan-jalan. Akhirnya setelah selesai melihat-lihat, kami pun berencana untuk makan siang di Orchard Road, Ari berkata akan mentraktir kami, yihiiiiee… Kali ini kami menggunakan MRT menuju Orchard Plaza. Tapi di food courtnya ini ramai sekali, sampai tidak ada bangku kosong. Akhirnya kami masuk ke restoran cina yang ada di food court, disini tempat duduknya masih tersedia. Lupa nama restorannya, tapi kalau makanannya saya ingat rasanya enak😀. Lumayan lama kami ngobrol di restoran ini, sekitar 2-3 jam. Setelah selesai makan, kami mengantar Ari membeli kaos untuk digunakannya selama di Singapore, karena memang dia tidak membawa baju. Eva pun berencana melihat Victoria Secreet, namun sayang tidak ada tokonya di Orchard Plaza. Kami pun Browsing dimana toko Victoria Secreet, ternyata ada di Sentosa Island, dan kebetulan Sentosa Island salah satu tujuan di Itinerary saya.

Akhirnya kami menuju Sentosa Island dengan Sentosa Express, dan masuk Sentosa Island dengan hanya menggunakan EZ-link. EZ-link ini adalah sebuah kartu yang bisa diakses untuk transaportasi di Singapore. Kartu ini seharga SGD 15, dengan deposit SGD 10 dan isi SGD 5, masa berlakunya 5 tahun, dapat diisi ulang dan jika dikembalikan kartunya deposit pun akan dikembalikan.

Sentosa Island yang kami kunjungi hanya Resort World Sentosa dan Imbiah Lookout.  Seharusnya sentosa island terdiri dari 4 bagian yaitu Imbiah Lookout, Siloso Point, Beaches dan Resort World Sentosa.Kami berfoto-foto di patung Merlion dan di depan logo Universal Studio buat gaya-gayaan hahaha. Selesai berfoto-foto dan membeli coklat di Candylicious, kami pun balik. Tapi ternyata ngantri untuk sentosa express nya panjaangg, fiiuuhh… mungkin karena sudah sore menjelang magrib, orang yang sudah bermain di Universal studio pun balik pada jam tsb.

Makan malam hari ini akan kami habiskan di Clarke Quay. Kami menggunakan MRT menuju Clarke Quay. Keluar dari stasiun MRT, kami berjalan kaki kembali menuju  pinggir sungai Clarke Quay, sempat hilang arah, karena seharusnya kami tidak perlu menyebrang jalan, kami justru menyebrang jalan yang membuat semakin jauh, tapi itulah seninya jalan-jalan😀. Melihat sungai di Singapore yang rapih dan tidak bau, kami berangan-angan “kapan yah Jakarta bisa seperti ini?” fiiuuhh… hanya bisa menghela nafas. Sungai nya juga ada taxinya yang dapat mengantarkan ke tempat-tempat seperti marina bay, esplanade dll, harganya tergantung jarak. Menuju restoran pinggir sungai yang berjejer, kami sempat berhenti untuk melihat wahana yang bernama G-Max dan GX-5 reverse bungy. Wahana tsb seperti ketapel raksasa, G-Max muat untuk 2 orang dan dari bawah tiba-tiba diterbangkan ke atas dengan cepat melesat dan diatas seperti per yang turun-naik. Sedangkan GX-5 dia muat untuk 4-5 orang, cara terlemparnya horizontal persis seperti ketapel, ditarik dulu hingga miring sampai kemiringan 90 derajat, pelan-pelan dirangsang adrenalinnya, tidak seperti G-Max yang tiba-tiba. Setelah ditarik miring keatas, barulah dilempar dengan jarak yang cukup jauh dan terpental-pental. Melihatnya saja sudah seru, apalagi menaikinya. Melihat ekspresi yang menaiki wahana tsb merupakan hiburan bagi penonton hehe.

Kami makan malam di restoran meksiko yang bernama Muchos. Meja kami berada di paling pinggir, dekat sungai, jadi berasa deh di luar negerinya hahaha… sambil makan kami melihat sungai dengan perahu yang berlalu-lalang. Saya pesan Beef Fajitas, dan tidak lupa nachos untuk bertiga. Sebagai informasi, porsi makanannya porsi besar sehingga makanan kami semua bersisa, jadi 1 porsi bisa untuk 2 orang. Mengenai makanan di restoran ini sangat enak! Pelayanannya pun bagus. Dan lebih enak lagi kami kembali di traktir oleh Ari (hip hip huraa!). Semakin malam, clarke quay semakin ramai dengan para remaja. Saya suka melihat para remaja singapore karena mereka sangat modis. Mengakhiri jalan-jalan kami di clark quay, kami kembali melihat orang yang menaiki wahana G-Max dan GX-5 dan tetap seru!.

Malam pun semakin larut dan kami akhirnya pulang ke hostel. Sesampainya di hostel tengah malam, setelah mandi dan bersih-bersih kami segera menggunakan koyo diseluruh badan dan kaki. Koyo itu berpengaruh untuk melemaskan otot-otot yang mengencang setelah seharian berjalan kaki. Sebelum tidur, karena hp saya mati dan tidak mau di-charge di kamar, maka saya memutuskan untuk charge hp di lobby hostel dan berhasil. Sekitar 1 jam saya di lobby menunggu batre hp mengisi paling tidak setengah bar. Setelah saya rasa cukup, saya kembali kekamar dan saya lupa bawa kartu kunci kamar. Biasanya Eva jika ada suara dikit dia pasti akan bangun, tapi ternyataaaa…. saya ketok kamar selama 15 menit, dan dia sama sekali tidak bangun. Saya sempat berpikiran, ‘masa harus tidur di lobby?’. Mungkin begitu capeknya Eva, sampai tidak mendengar suara saya. Akhirnya saya kembali ke lobby, dan meminjam masterkey ke pegawai hostel. Dan saya berhasil masuk, ternyata Eva benar-benar terlelap. Dan akhirnya saya bisa tidur dengan nyenyak untuk mengumpulkan tenaga di trip esok hari.

-bersambung ke Mengelilingi Marina Bay-

5 Comments (+add yours?)

  1. Si Ochoy
    Jul 30, 2012 @ 05:21:43

    hahahha..seru !!! Jadi pengen kesana & dapet traktiran juga..Huahahah

    Reply

  2. harry_mdj
    Aug 11, 2012 @ 08:37:02

    okay next Spore trip kudu ke MINT and SIngapore Art Museum!

    Reply

  3. backpackjoe
    Sep 13, 2012 @ 08:03:31

    Oktober nanti akan jalan2 ke museum itu!

    Reply

  4. mebackpacking
    Sep 13, 2012 @ 08:09:17

    iyesss… kalian harus ke museum mint & singapore art museum! di singapore art museum kadang suka ada event gituuu…

    Reply

  5. Fahmi
    Sep 20, 2012 @ 08:09:00

    kocak,, kok bisa ada bajaj di Singapore Art Museum??😀

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: