LOVINA, The Place of Dolphis

Trip Bali kali ini saya berkunjung ke Lovina dan Menjangan. Dengan bermodalkan tiket promo AirAsia PP Rp.400.000 (Again!) yang saya beli 1 tahun sebelumnya, saya mengajak teman-teman untuk ikut dalam trip ini.  Dan terkumpullah 4 teman saya yang berminat, jadi total kami berlima.

Lovina merupakan daerah di utara bali yang memiliki pantai berpasir hitam dan terkenal dengan wisata lumba-lumbanya. Selain lumba-lumba, snorkeling juga dapat dilakukan di Lovina. Saya dan teman-teman sampai di Ngurah Rai Airport sore hari, namun saya sudah booking untuk mobil pada teman yang tinggal di Bali. Sewa mobil Rp.150.000/hari (kosongan) merupakan harga miring yang ditawarkan teman,  karena salah satu teman (bang mesah) bersedia jadi sopir, jadilah kami dari Ngurah Rai Airport langsung menuju Singaraja (Lovina). Dengan bermodalkan google map, kami pun berangkat, namun kalau untuk daerah kuta, denpasar dan sekitarnya saya masih belum menggunakan google map, masih ingat dikit-dikit hehe…. Sebelum berjalan jauh, kami pun berhenti untuk dinner di daerah kerobokan, khawatir susah ketemu restoran lagi.

Selesai Dinner sekitar jam 19.30, kami pun mulai berangkat menuju Lovina dengan bermodalkan Google Map jarak tempuh sekitar 100km. Bang Mesah sebagai Sopir dan saya sebagai Navigator, kami tim yang hebat😀. Saya salut dengan pembangunan di Bali, jalanan dari Kerobokan sampai Singaraja mulus dan bagus. Sama seperti jalanan dari Denpasar menuju Amed-Karangasem, tidak ada saya temukan jalan yang berlubang. Karena sudah malam, tidak terlihat kanan kiri jalan, apakah pemandangan yang cantik atau jurang? Namun, Alhamdulillah kami pun sampai di Angsoka Hotel Lovina jam 22.15. jadi, sekitar hampir 3 jam perjalanan kami menuju Lovina.

Hotel Angsoka Lovina ini sudah saya pesan sebelumnya via websitenya http://www.angsoka.com. Saya pesan untuk 1 family room untuk kami para wanita (4 orang) dan 1 standar room khusus untuk Bang Mesah.  Secara keseluruhan hotel ini murah, nyaman dan bagus, hanya 5 menit jalan ke pantainya. Harga untuk Family room Rp.400.000/malam sedangkan standard room Rp.250.000. Sesampainya dihotel, kami pun langsung istirahat.

Jam 5.00 pagi, petugas hotel mengetuk pintu kamar untuk membangunkan kami, karena kami harus siap jam 5.30 untuk trip dolphin. Trip Dolphin ini juga sudah saya pesan ke petugas hotel via telepon. Harga per orang Rp.60.000. Dengan hanya berjalan 5 menit, kami pun sudah sampai di pantai dan ternyata sudah banyak orang yang mengumpul di tepi pantai untuk siap-siap menaiki perahu nelayan. 1 perahu nelayan, max untuk 4 orang, jadi kami berlima dipecah jadi 2 perahu. Perahu pun sudah mulai jalan, dan ternyata banyak sekali perahu pagi itu. Ini menunjukkan begitu banyak turis yang antusias untuk melihat para lumba-lumba. Turis yang datang mulai dari turis lokal hingga para bule.

Jam 6.00 pagi, perahu pun mulai melaju meninggalkan bibir pantai, perlahan-lahan namun pasti para perahu dari berbagai arah menuju ke arah yang sama. Setelah sekitar 20 menit berjalan, perahu pun mulai mematikan mesinnya, hal ini agar tidak mengganggu para lumba-lumba. Daann, mulailah bermunculan para lumba-lumba nan cantik  berlompatan seakan-akan menyapa kami. Semua orang teriak antusias begitu terlihat lumba-lumba menari diatas air. Sebegitu antusiasnya, saya pun susah mengambil gambar karena selalu tertinggal ambil foto :p                             .

Setelah di satu titik sudah tidak ada lumba-lumba lagi, perahu pun menuju arah lain untuk memburu lumba-lumba. Dan pada pagi itu, begitu banyak lumba-lumba yang bermunculan baik secara bergerombol maupun yang hanya sepasang. Kata sang nelayan, “hari ini banyak yang muncul, kemarin hanya sedikit”, bersyukurlah kami pada hari itu hehe. Sungguh, saya benar-benar senang pagi itu, sensasi melihat lumba-lumba dengan cara ini jauh lebih menyenangkan dengan hanya melihat lumba-lumba di kolam seperti gelanggang samudera. Ditambah lagi dengan melihat sunrise di tengah laut nan cantik!. What a beautiful view! Setelah para lumba-lumba sudah mulai tidak menampakkan diri lagi, para perahu pun mulai mendekati bibir pantai. Sampai di pantai jam 8.00. Tidak terasa 2 jam kami berada di laut untuk melihat para lumba-lumba menari diatas permukaan laut.

Setelah puas melihat lumba-lumba, kami pun kembali ke hotel untuk sarapan pagi. Kami tidak snorkeling di Lovina, karena kami akan snorkeling di Pulau Menjangan (Taman Nasional Bali Barat). Silahkan baca kelanjutan ceritanya di tulisan berikutnya yaaaa😀

 

5 Comments (+add yours?)

  1. CAHAYA DUNIA WISATA
    Oct 11, 2012 @ 01:19:26

    Seruuu ceritanya😀

    Reply

  2. mebackpacking
    Oct 11, 2012 @ 02:52:55

    sama kok Rp.60.000/orang. paling nanti 1 perahu digabung sama orang lain🙂

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: